Senin, 12 Mei 2014

Tak Pernah Ternilai

Kau menyiksaku disini
Dalam rasa bersalah yang kini
Membunuhku secara perlahan

Kau selalu menghindar dari
Aku yang selalu mencoba ungkapkan semua
Lewat tatap mata ini

Ternyata maafmu tak pernah pantas untukku
Kau anggap aku tak ada
Dan kau tak pernah mengenal diriku

REFF      :  Setidaknya diriku pernah berjuang
                  Meski tak pernah ternilai di matamu
                  Setidaknya ku pernah menanti
                  Terkapar melawan sepi hatiku
                  Yang tak pernah bisa berhenti mencintaimu

Kau menghukum hati ini
Hati yang dulu kau yakini
Takkan pernah kecewakanmu
Kau memutuskan tuk pergi
Sebelum ku sempat memohon
Dan mengemis agar kau tetap disini

Ternyata sedalam itu kau benci diriku
Kau anggap ku tak terlihat
Meski ku tepat di depan matamu


Reff       : Setidaknya diriku pernah berjuang
               Meski tak pernah ternilai di matamu
               Setidaknya ku pernah menanti
               Terkapar melawan sepi hatiku
   Yang tak pernah bisa berhenti mencintaimu


by produced : Last Child

Selasa, 07 Januari 2014

Ketika melepas :')

Terkadang aku diam..
Menelan semua kepalsuan yang sudah kuterima..
Ketika di saat itu semua,waktu terkadang menamparku dengan keras..
Ingin kujelaskan semua hingga ada kata baikan..
Tapi kebuntuan yang kutemukan di ujung harapan..

Aku harus kemana kalau ingin berpaling dari masalah?
Harus lari,harus sembunyi dibalik tiang mana?
Iyaaa..bukan aku silam yang ada di balik pergumulanmu..
Tapi bukan akhirnya begini yang ku maksudkan dari peristiwa ituu..

Aku harus jawab apa,kalau tertiba inginmu aku jauh?
Aku harus jawab apa,kalau tertiba inginmu merelakan semua walau harus dgn kata terpaksa?
apa harus kuiyakan!!
dengan alasan biar gak ada lagi celah kekecewaan yg dengan tidak sengaja ku lakukan dikemudian?
atau menjawab tidak!!
dengan alasan akan ada tetap proses perubahan dan
Kembali menjalankan persahabatan itu sesuai putaran waktu yg disediakan?

Terlintas aku cukup mengerti,ada rasa jenuhmu dtg dan kau lelah selalu terjadi pertengkaran..
Pertengkaran yg juga terkadang buat sikap,tingkah dan perilaku ku yg gak bisa membaca keadaan..
Aku juga paham,kalau disetiap permasalahan,muncul kata lepaskan..
Bukan karna gak sayang,tapi rasa lelahmunya kan?
Cuma aku takut,aku gak cukup kuat membohongi semuanya..
Meski itu harus dipaksa.. tapi susah buatku walau katamu harus dimulai dulu..
Gak ada keberanianku melepas semuanya..
Gak ada keinginanku untuk merelakan semua..
Yang ku tahu sampai kapanpun,kau tetap jadi sahabatku..
Tetap jadi bagianku.. tetap jadi saudaraku..

Inginku kembalikan semua waktu itu..
tapi kucoba sedikit mengerti..
Situasi yang kurindukan itu,
Tidak lagi berpihak padaku..
Miss you sahabatkuu :')

                                                                                                                                 Monica Febrianna